Kebiasaan Sepele yang dapat Merusak Kekebalan Tubuh - SHE Kalimantan
Kebiasaan Sepele yang dapat Merusak Kekebalan Tubuh

Kebiasaan Sepele yang dapat Merusak Kekebalan Tubuh

Di tengah pandemic Covid-19 seperti sekarang, banyak orang yang kemudian disadarkan akan pentingnya menjaga kesehatan agar tidak tertular virus Covid-19, seperti rajin mencuci tangan, siap sedia handsanitizer, memakai masker, dan menjaga jarak dengan orang yang sedang tidak sehat. Padahal, untuk menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan melakukan hal-hal tersebut. Tetapi juga melakukan langkah-langkah lainnya, seperti mengurangi kebiasaan buruk yang ternyata dapat merusak imunitas tubuh, sebab lemahnya sistem imun tubuh dapat menyebabkan seseorang rentan terserang penyakit, termasuk Covid-19 ini.

Beberapa kebiasaan buruk yang menurunkan sistem kekebalan tubuh adalah antara lain :

1. Mengkonsumsi makanan kurang nutrisi

Nutrisi berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh dan melakukan berbagai fungsi tubuh. Oleh sebab itu, nutrisi tidak diproduksi oleh tubuh, hal itu bergantung pada makanan yang dikonsumsi. Jika seseorang kekurangan nutrisi dapat mengakibatkan tubuh menjadi lemah, kurang kebal terhadap penyakit, dan mungkin juga memperlambat fungsi tubuh seperti pencernaan. Seperti yang diwartakan Times Now News, dalam studi yang diterbitkan dalam Journal of Post-Acute dan Long-Term Care Medicine menemukan bahwa nutrisi mikro spesifik sangat penting untuk kesehatan individu, terutama orang tua, dan kekurangan nutrisi ini dapat menyebabkan kelemahan. Lebih lanjut, pola diet yang tidak sehat ini mengarah pada timbulnya penyakit kronis, seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, obesitas, dan sejumlah penyakit lain.

2. Sering begadang atau kurang tidur

Jam tidur yang dibutuhkan setiap orang berbeda tergantung usianya, orang dewasa dikatakan telah mendapat tidur yang cukup jika jam tidurnya selama 7 – 9 jam per hari, sedangkan anak-anak perlu tidur selama 10 – 13 jam setiap hari. Selain mengantuk berlebihan dan sering menguap, kurang tidur akibat begadang akan berpengaruh kepada kondisi emosi, kemampuan kognitif, dan fungsi otak. Efek begadang bagi kesehatan juga termasuk meningkatkan risiko penyakit, seperti diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi, kanker, dan penyakit jantung.

Untuk itu, biasakan untuk istirahat malam selama 7 sampai 9 jam setiap harinya agar tubuh tidak mudah terserang penyakit.

3. Gaya hidup yang kurang aktif

Gaya hidup kurang aktif, atau biasa disebut dengan mager (malas gerak) bisa terkena berbagai dampak negatif. Mulai dari kondisi fisik yang lemah hingga dampak psikologis. Gaya hidup mager meningkatkan risiko mengalami sakit punggung, penyakit jantung, mengganggu sistem kekebalan tubuh, dan memperpendek harapan hidup.

4. Sering merasa pesimis

Mempunyai sifat pesimis memiliki kaitan dengan berkurangnya system kekebalan tubuh. Mereka yang mempunyai sifat optimis memiliki respon kekebalan tubuh yang kuat dan sel pembunuh alami yang lebih kuat daripada seseorang yang memiliki sifat pesimis. Hal ini kemungkinan karena stres memiliki kaitan dengan kurangnya sistem kekebalan tubuh, seperti sel-sel pembunuh yang tiba-tiba menjadi pasifis

5. Merasa kesepian

Ketika sering merasa kesepian, seseorang akan rentan terhadap penyakit. Menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal Prosiding National Academy of Sciences, bahwa ketika orang merasa kesepian, akan terjadi peningkatan hormon norepinefrin yang meningkatkan produksi sel darah putih yang melawan luka. Tetapi dalam prosesnya, hormon ini akan mematikan bagian yang berfungsi melawan virus dari sistem kekebalan tubuh, yang membuat seseorang rentan terhadap penyakit.

6. langsung minum obat saat merasa sakit

Pada dasarnya, manusia memiliki tingkat toleransi terhadap rasa sakit berbeda-beda. Jika anda termasuk seseorang yang tidak tahan sakit, sebaiknya jangan langsung minum obat ketika ada keluhan di dalam tubuh anda. Pastikan anda mengonsumsi obat sesuai dengan resep dokter, terutama antibiotic. Antibiotik dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh serta bakteri baik dan buruk yang ada di tubuh. Menurut sebuah laporan dalam The American Journal of Human Genetics menunjukkan bahwa antibiotik dapat mengurangi sel darah putih penangkal penyakit tertentu dan molekul yang memberi sinyal protein peningkat kekebalan untuk bekerja. Hal ini dapat membuat tubuh lebih cepat sembuh setelah kamu minum obat, tetapi setelahnya sistem kekebalan tubuh akan semakin rentan.

Pada dasarnya, manusia memiliki tingkat toleransi terhadap rasa sakit berbeda-beda. Jika anda termasuk seseorang yang tidak tahan sakit, sebaiknya jangan langsung minum obat ketika ada keluhan di dalam tubuh anda. Pastikan anda mengonsumsi obat sesuai dengan resep dokter, terutama antibiotic. Antibiotik dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh serta bakteri baik dan buruk yang ada di tubuh. Menurut sebuah laporan dalam The American Journal of Human Genetics menunjukkan bahwa antibiotik dapat mengurangi sel darah putih penangkal penyakit tertentu dan molekul yang memberi sinyal protein peningkat kekebalan untuk bekerja. Hal ini dapat membuat tubuh lebih cepat sembuh setelah kamu minum obat, tetapi setelahnya sistem kekebalan tubuh akan semakin rentan.

Berikut merupakan beberapa kebiasaan sepele yang tanpa disadari dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh. Jika anda masih sering melakukan kebiasaan di atas, segera hentikan agar tubuh tidak rentan terkena penyakit.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HEAD OFFICE

  • +62 542 851 0529
  • info@prosyd.co.id
  • Ruko Perum Pelangi B-Point Blok C – 2
    Jln. Syarifuddin Yoes, Kec. Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur

CONTACT US

Best Natural Steroid and Supplement Reviews for Men and Woman winstrol pills price now you can buy ed reviews pills [max performer] anabolic testosterone booster tribulus pills for sale online ethics first