Dalam operasi pertambangan, POP pertambangan memiliki peranan yang sangat penting. Pengawas pertambangan ini bertugas dengan membawahi langsung para karyawan bagian pelaksana. Dengan tugas dan tanggung jawab yang besar, tentu saja pengawas ini harus mengetahui kewajibannya dengan baik. Sehingga bisa menjalankan tugas penting ini sebagaimana mestinya. Kebutuhan tenaga profesional di bidang pertambangan mineral dan batubara semakin tinggi. Menanggapi hal tersebut, dibutuhkan tenaga Pengawas Operasional Pertama (POP) kompeten sesuai dengan tuntutan yang ada. Salah satunya, tenaga profesional yang sudah mendapatkan sertifikasi kompetensi kerja yang diberikan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Tahukah kesalahan terbesar seorang Praktisi pertambangan adalah terlalu loyal membeli barang branded, tanpa pernah menginvestasikan sebagian kecil dari gajinya untuk menambah portofolio seperti training, sertifikasi, dsb. Menilik peraturan Menteri ESDM Nomor 43 Tahun 2016 Pasal 2, semua pengawas operasional harus memiliki sertifikat. Pasalnya, permen tersebut memberlakukan standar kompetensi kerja khusus pengawas operasional di bidang pertambangan mineral dan batubara sebagai sebuah kewajiban.

Standar wajib diberlakukan lantaran besarnya tugas dan tanggung jawab yang di emban seorang pengawas operasional. Di antaranya, bertanggung jawab kepada KTT/PTL atas keselamatan dan kesehatan semua pekerja tambang yang menjadi bawahannya. Pengawas operasional juga melaksanakan inspeksi, pemeriksaan, dan pengujian.

Nah berikut adalah sebagian contoh keuntungan anda jika menambah portofolio diri dengan mengikuti Sertifikasi Pengawas Operasional Pertama (POP) Pertambangan

1. Mampu menjaga keselamatan diri anda dan tim

Dengan mempelajari dan melewati rangkaian test yang sudah diakui secara nasional. Maka secara kompetensi anda lebih mampu menjaga keselamatan team anda daripada yang lain.

2. Diakui negara sebagai pengawas kompeten

Karena anda sudah bersertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), Secara tidak langsung anda sudah diakusi di Indonesia bahwa anda adalah seorang profesional dibidangnya.

3. Menaati peraturan yang telah ditetapkan pemerintah

Karena salah satu kriteria Pengawas Operasional menurut undang-undang adalah memiliki Sertifikasi Kompetensi Pengawas operasional. Maka mempunyai Sertifikat POP adalah WAJIB.

4. Karir lebih cemerlang daripada yang lain

Ketika anda memiliki Inisiatif untuk secara mandiri mendaftarkan diri anda untuk mengikuti Sertifikasi. Maka bisa dipastikan secara internal anda orang yang mau belajar dan menginvestasikan resource anda untuk hal yang bermanfaat untuk karir. Secara eksternal perusahaan juga akan menilai anda lebih daripada yang lain.

5. Peluang karir lebih baik

Seperti yang sama-sama kita ketahui, Lowongan pekerjaan profesional saat sebagian besar menginginkan seseorang yang telah memiliki sertifikasi POP. Untuk itu jika anda menginginkan tempat baru yang lebih menjanjikan, maka sertifikasi POP dapat memperbesar peluang anda.

Print Friendly, PDF & Email
Scroll to Top